Anti-Chafing Stick / Vaseline
Balsem pelindung atau petroleum jelly yang dioleskan ke titik rawan gesekan sebelum berlari untuk mencegah chafing.
Rusa Terbang // Glosarium
Kosakata bareng crew buat baca race guide, rundown, dan board — pace, cut-off, status, strategi, latihan, fisiologi. Bahasa Indonesia duluan, istilah Inggrisnya di sebelah; pasangannya selalu 1:1.
60 dari 60 istilah
Balsem pelindung atau petroleum jelly yang dioleskan ke titik rawan gesekan sebelum berlari untuk mencegah chafing.
Sesi latihan atau lomba lari yang dilakukan dua hari berturut-turut.
Fasilitas penitipan barang milik peserta sebelum lomba dimulai.
Nomor dada atau kertas identitas pelari yang dilengkapi chip penanda waktu.
Kantung berisi cairan pada kulit akibat gesekan kaus kaki atau sepatu — oleh-oleh paling umum yang dibawa pulang setelah long run.
Sebutan slang untuk hitting the wall: anjloknya energi dan performa secara tiba-tiba dan drastis akibat simpanan glikogen yang benar-benar habis.
Jumlah langkah kaki per menit (steps per minute / SPM) saat berlari.
Strategi meningkatkan asupan karbohidrat beberapa hari sebelum lomba untuk memaksimalkan simpanan energi (glikogen).
Iritasi atau lecet pada kulit akibat gesekan pakaian/kulit saat berlari (umumnya di ketiak, paha, atau selangkangan).
Area khusus di sepanjang rute tempat penonton berkumpul untuk memberi semangat kepada para pelari.
Waktu tempuh bersih pelari yang dicatat secara personal menggunakan chip/timing tag dari saat menyeberangi garis start hingga garis finish.
Titik pemeriksaan (checkpoint) tertentu di sepanjang rute yang memiliki batas waktu khusus. Pelari yang melewati titik ini setelah jam COP akan dihentikan/disapu (swept).
Pembagian zonasi garis start berdasarkan estimasi kecepatan peserta untuk mencegah penumpukan di awal lomba.
Batas waktu maksimal yang diberikan penyelenggara bagi pelari untuk menyelesaikan seluruh jarak lomba.
Status pelari yang memulai lomba tetapi tidak mencapai garis finish (misalnya karena cedera atau melewati batas COT/COP).
Status pelari yang terdaftar tetapi tidak memulai lomba di garis start.
Nyeri dan kekakuan otot yang dirasakan 24 sampai 72 jam setelah lari yang sangat berat, interval keras, atau marathon.
Status pelari yang didiskualifikasi karena melanggar aturan lomba.
Lari santai dengan intensitas ringan (bisa sambil mengobrol tanpa terengah-engah).
Kecepatan lari aktual tanpa menghitung waktu berhenti (misalnya antre di pos air yang padat atau berhenti di lampu merah saat latihan).
Total waktu yang berlalu sejak lomba atau latihan resmi dimulai hingga jam dihentikan, terlepas dari apakah pelari sedang berlari atau berdiri diam.
Total kenaikan vertikal kumulatif sepanjang rute (krusial baik untuk trail run maupun road race berbukit seperti rute-rute di Bandung).
Gel nutrisi tinggi karbohidrat yang dikonsumsi pelari saat lomba untuk memasok energi secara cepat.
Strategi berlari dengan kecepatan konsisten dan konstan sepanjang seluruh rute lomba.
Latihan lari acak yang memadukan kombinasi lari cepat dan lambat (play of speed).
Cara telapak kaki mendarat di tanah (forefoot strike, midfoot strike, atau heel strike).
Acara lari santai (biasanya jarak 3K–10K) yang berfokus pada kebugaran dan hiburan.
Total waktu lomba yang dihitung sejak pistol/sirine start dibunyikan hingga pelari menyentuh garis finish. Waktu ini biasanya digunakan untuk menentukan pemenang podium.
Latihan berlari menanjak secara berulang-ulang untuk membangun kekuatan otot kaki dan paru-paru.
Kondisi kelelahan ekstrem fisik dan mental akibat kehabisan simpanan glikogen, umum dialami di kilometer akhir marathon.
Rompi khusus lari yang dilengkapi kantong air minum dan tempat penyimpanan perlengkapan.
Metode latihan lari yang diselingi antara periode intensitas tinggi dan istirahat/pemulihan.
Rekan crew yang sukarela mengorbankan targetnya sendiri untuk memandu pace, menarik, dan menyemangati sampai melintasi garis finish.
Rute lomba berbentuk sirkuit tertutup yang harus diselesaikan pelari dalam jumlah lap tertentu.
Sesi latihan lari jarak jauh dengan kecepatan santai untuk membangun ketahanan kardiovaskular.
Strategi berlari di mana separuh jarak kedua ditempuh lebih cepat daripada separuh jarak pertama.
Satuan kecepatan lari yang diukur dalam menit per kilometer (min/km). Contoh: pace 6:00 berarti membutuhkan waktu 6 menit untuk menempuh jarak 1 km.
Gelang yang dicetak dengan split time per kilometer sesuai target waktu finish, membantu pelari tetap on track di tengah lomba.
Pelari berpengalaman yang ditunjuk untuk berlari dengan kecepatan konsisten demi membantu peserta lain mencapai target waktu tertentu.
Catatan waktu terbaik seorang pelari untuk jarak tertentu sepanjang kariernya.
Kondisi di mana separuh jarak pertama ditempuh lebih cepat, dan kecepatan menurun di separuh jarak kedua.
Gerakan alami kaki bergulir ke dalam saat mendarat (overpronation jika berlebihan, underpronation/supination jika kurang).
Ikat pinggang elastis untuk mengaitkan nomor BIB sehingga tidak perlu menusukkan peniti ke jersey lari.
Sesi penjelasan teknis mengenai rute, keselamatan, dan fasilitas lomba oleh penyelenggara.
Lari sangat pelan dan singkat yang dilakukan sehari setelah latihan berat atau long run untuk melancarkan peredaran darah dan mempercepat pemulihan otot.
Lomba lari yang diselenggarakan di jalan raya beraspal.
Perasaan euforia, rileks, dan berkurangnya rasa sakit yang dirasakan saat atau setelah berlari akibat pelepasan endorfin.
Lari pemanasan atau lari ringan pra-lomba — lari sangat singkat dan super ringan satu-dua hari sebelum lomba untuk mengendurkan otot kaki yang kaku sekaligus menguji perlengkapan hari lomba.
Sesi latihan bareng khas crew yang digelar sebelum matahari terbit, saat kota masih sepi.
Kendaraan resmi lomba yang berjalan paling belakang barisan untuk mengangkut pelari yang didiskualifikasi, berhenti di tengah lomba (DNF), atau melewati batas COT/COP.
Petugas atau kendaraan di barisan belakang yang bertugas memastikan rute aman dan mengangkut pelari yang tidak sanggup melanjutkan lomba (DNF).
Periode pengurangan volume latihan menjelang hari H lomba untuk mengistirahkan otot dan mengisi energi.
Waktu impian atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh pelari untuk jarak tertentu.
Latihan lari dengan kecepatan sedang-tinggi yang konsisten di sekitar ambang batas laktat (lactate threshold).
Tanjakan yang terkenal sangat curam di rute latihan atau rute lomba langganan; menuntut ketangguhan mental dan perubahan pola lari (running form).
Lomba lari lintas alam yang melintasi medan alami seperti hutan, gunung, tanah, atau bebatuan.
Lomba lari dengan jarak melebihi marathon standar (lebih dari 42,195 km, seperti 50K, 100K, atau 100 mil).
Jumlah maksimum oksigen yang dapat digunakan tubuh selama latihan intensif (indikator kebugaran aerobik).
Pos di sepanjang rute yang menyediakan air minum, minuman elektrolit, nutrisi, hingga bantuan medis dasar.
Latihan prediksi marathon klasik berupa repetisi interval 800 meter, di mana waktu menit-detiknya menyamai target marathon dalam jam-menit.
Diambil langsung dari referensi crew (running-race-glossary.md, 3 Okt 2026) dan tambahan kosakata crew setelahnya, kata per kata di dua bahasa.